Image

Kunjungan Kerja Bupati Mojokerto

Dibaca 330 kali

KUNJUNGAN KERJA BUPATI MOJOKERTO

Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Desa,

Bupati MKP : Desa Bakal Jadi Induk Pembangunan Daerah di Masa Mendatang

 

Kembali Bupati Mustofa Kamal Pasa melancarkan aksi bergerak turun langsung ke lapangan untuk serap aspirasi masyarakat Desa Jatirejo Kecamatan Jatirejo, pada acara Rembug Desa Sabtu, 13 Juni 2015.

            Kepala Desa Jatirejo, Agus Wiyono, menuturkan bahwa beberapa problem krusial pembangunan infrastruktur tengah menanti untuk segera direalisasikan di desanya. Lebih lanjut lagi Ia berpendapat bahwa pertumbuhan infrastruktur Kabupaten Mojokerto harus merata dan kontinyu. Terlebih untuk kawasan selatan yang berupa dataran tinggi pegunungan seperti Jatirejo.

Kawasan dataran tinggi pegunungan Saya kira memang lebih banyak mendapatkan perhatian. Seperti Jatirejo khusunya, kami sangat mendambakan infrastruktur jalan yang dapat mendukung laju perekonomian. Hal tersebut karena sebagian besar penduduk Desa Sumberjati bermata pencaharian sebagai petani. Produksi utama dari sektor pertanian adalah padi, ungkap Agus Wiyono.

            Salah satu dusun yang ada di Desa Jatirejo yaitu Dusun Mrisen bahkan terpantau jelas adanya kerusakan jalan lingkungan yang cukup parah mencapai kurang lebih 300 m. Belum lagi ditambah kurang primanya fungsi selokan atau irigasi. Warga Mrisen meminta lagsung kepada Bupati agar segera bertindak atas temuan ini.

Fokus utama pembangunan di Kabupaten Mojokerto adalah kelengkapan dan kenyamanan infrastruktur utama. Jalan desa, jalan usaha tani, maupun jalan lingkungan merupakan salah satu indikator kemajuan suatu desa. Infrastruktur yang baik, akan mendukung mobilitas laju perekonomian desa itu. Desa bakal jadi induk pembangunan daerah di masa mendatang, lontar Bupati dalam sambutan yang juga dimeriahkan oleh kesenian khas Bantengan itu.

            Selain Mrisen, Bupati juga meninjau kelayakan infrastruktur Dusun Randegan, Dusun Tumapel, dan Dusun Jatirejo, yang para warganya menyampaikan aspirasi agar Bupati segera merealisasikan janjinya untuk membangun dan memperbaiki desa. Permintaan warga dusun-dusun tersebut diantaranya perbaikan  Musholla, perbaikan jalan dan pagar makam, lampu penerangan jalan, sarana olahraga bersama, dan fasilitas MCK yang diperkirakan akan menelan biaya hingga Rp 200 juta.

Saya melihat Jatirejo sebagai suatu kawasan yang potensial. Rencana pelebaran jalan Jatirejo yang insyallah akan segera kami realisasikan, mudah-mudahan dapat memberi perubahan  terutama pada sektor ekonomi. Sebab Saya mengamati banyak warga Jatirejo  yang bekerja di industri gilingan batu, maka sangat dibutuhkan infrastruktur jalan yang lebar dan bagus demi kelancaran usaha, terang Bupati.

            Di hari yang sama Bupati juga berkesempatan langsung untuk membuka peresmian gedung Balai Desa Dinoyo Kecamatan Jatirejo, yang telah direnovasi dan menelan biaya sekitar Rp 350 juta dari alokasi dana desa. Bupati menegaskan bahwa Balai Desa Dinoyo tidak boleh berhenti pada tahap pembangunan ini saja, masih ada yang harus diperbaiki lagi.

Alhamdulillah Saya ucapkan atas peresmian gedung Balai Desa Dinoyo yang baru. Saya berharap agar ditambah lagi fasilitas untuk ruang Kepala Desa di belakang pendopo. Untuk dana, akan ada anggaran kurang lebih Rp 300 juta untuk mewujudkan hal tersebut, ujar Bupati.

            Kepala Desa Dinoyo, Fajar Maskundoro, ketika dimintai pendapatnya menyatakan bahwa pembangunan balai desa merupakan permintaan seluruh warga. Dana yang diamanatkan untuk desa, juga diawasi langsung alurnya oleh masyarakat agar bisa terserap dengan maksimal.

Saya pribadi sangat tersanjung atas kesediaan Bupati dalam acara peresmian Balai Desa Dinoyo ini. Syukur Alhamdulillah, amanat warga telah kami jalankan dengan lancar. Untuk kedepannya apabila masih ada beberapa hal yang harus dibenahi kembali, mohon kiranya Pak Bupati dapat memberikan solusinya, pinta Fajar Maskundoro.

 

 

Link: